COOK & RECIPE

Cara Mudah Membuat (배추김치- Baechu-kimchi)

Bagi temen-temen pecinta drama Korea, variety show Korea dan K-Pop pasti udah ga asing lagi sama ‘kimchi’. Salah satu makanan khas Korea yang difermentasi dan menjadi salah satu makanan tersehat di dunia.

Ada banyak banget jenis kimchi yang biasa dibuat oleh orang Korea. Seperti 깍두기 (Kkakdugi) – Kimchi Lobak, 백김치 (Baek-kimchi) – White Kimchi atau kimchi tanpa cabai, 파김치 (Pa-kimchi) – Kimchi daun bawang, 오이소박이 (Oi Sobagi) Kimchi timun, 부추김치 (Buchu Kimchi) kimchi kucai. Lalu kimchi yang sudah tidak asing lagi bagi kita dan juga cukup mudah ditemukan itu ada 배추김치 (Baechu-kimchi) – Kimchi Sawi. 

Nah, sesuai janji saya di postingan sebelumnya, kali ini saya mau berbagi resep kimchi sawi yang cukup mudah dibuat sendiri. Bahan-bahannya juga cukup mudah ditemukan ko. Berikut ini step-step cara membuatnya.

Resep 배추김치 (Baechu-kimchi) - Kimchi Sawi

Sebelum mengolahnya temen-temen perlu menyiapkan beberapa bahan berikut ini ya. Ada dua bahan yang perlu disiapkan yaitu untuk bahan kimchi dan bahan pasta kimchinya.

Bahan-bahan:
  • Sawi putih
  • Lobak
  • Wortel
  • Kucai (opsional)
  • Bawang daun
  • Garam
  • Bubuk cabai merah
  • Jahe
  • Bawang bombay
  • Bawang putih 
  • Kecap ikan (opsional)
Bahan Pasta:
  • Gula pasir
  • Tepung beras
  • Air secukupnya
Step 1: Penggaraman Sawi
  • Potong sawi menjadi empat/enam bagian, lalu cuci di air mengalir sebanyak 3 kali atau sampai tidak ada kotoran yang menempel. Selain dipotong menjadi empat bagian, bisa juga dipotong menjadi bite size supaya tidak repot ketika mau memakannya nanti.
  • Setelah dicuci, lalu taburi sawi dengan garam. Jika tidak dipotong kecil-kecil, pastikan garam ditabur sampai ke batangnya supaya merata.
  • Jika sudah ditaburi garam, diamkan sawi kurang lebih empat jam atau lebih tergantung dari banyaknya sawi. Jangan lupa sejam sekali di cek dan di balik supaya garamnya lebih merata.
  • Jika sawi sudah tidak keras dan teksturnya jadi lebih lentur, berarti proses penggaraman sawi selesai. 
  • Bisa dilanjutkan dengan mencuci kembali sawi yang sudah digarami, minimal 3 kali sampai tidak ada garam yang menempel lagi.
  • Biasanya distep ini saya suka cek rasa sawinya untuk memastikan tidak terlalu asin.
Step 2: Membuat pasta
  • Sambil menunggu proses penggaraman, kita bisa membuat bahan pasta. Untuk 1 kg sawi biasanya saya menggunakan kurang lebih 1-2 sdm tepung beras lalu sekitar 150-200 ml air.
  • Masukan dua bahan tersebut ke dalam panci lalu masak sampai mendidih dan tepung beras berubah menjadi agak kental.
  • Setelah itu masukan gula pasir, aduk merata sampai gulanya larut dan diamkan hingga pasta buburnya dingin.
Step 3: Memotong bahan tambahan dan bumbu lainnya
  • Sambil menunggu proses penggaraman dan pasta bubur yang mendingin, kita bisa sambil memotong dan menyiapkan bahan lainnya.
  • Cuci bersih wortel, lobak, bawang daun dan kucai.
  • Potong wortel dan lobak seukuran korek api lalu sisihkan.
  • Potong kucai sekitar 3-4 cm, sisihkan.
  • Iris bawang daun, dan sisihkan.
  • Lalu haluskan bawang putih, jahe, dan bawang bombay. Perbandingannya 3:1:2, bawang putih lebih banyak dibandingkan bawang bombay dan jahe. Kalau jahe cukup sedikit saja sekitar 1-2 cm.
Step 4: proses pembumbuan sawi
  • Setelah sawi ditiriskan bisa lanjut ke proses selanjutnya yaitu proses pembumbuan sawi.
  • Pertama-tama, siapkan wadah besar untuk membumbui sawi.
  • Tuangkan pasta bubur, bubuk cabai merah, bumbu yang sudah dihaluskan, dan kecap ikan. Aduk merata dan icip rasa, jika kurang pedas bisa ditambahkan lagi cabai merah bubuknya sesuai selera.
  • Lalu masukan potongan wortel, lobak, kucai dan bawang daun. Aduk merata dengan bumbu nya.
  • Setelah merata baru masukan sawi dan bumbui sampai merata.
  • Jika sudah, pindahkan sawi yang sudah dibumbui dan masukkan ke wadah kedap udara, tekan-tekan supaya tidak ada gelembung udara yang terperangkap.
  • Pastikan jangan sampai wadah penuh, karena ketika proses fermentasi terjadi akan ada penambahan volume air. Kalau terlalu penuh nanti airnya bisa meluber keluar.
  • Lalu tutup rapat wadah, diamkan kimchi sekitar 2-3 hari di suhu ruang.
  • Untuk memastikan proses fermentasi berhasil, biasanya akan muncul gelembung-gelembung udara dan penambahan volume air. Selain itu biasanya mulai muncul tercium bau khas fermentasinya dan rasa asam segar.
  • Setelah proses fermentasi selesai, baru masukan kimchi ke kulkas untuk memperlambat proses fermentasi dan supaya kimchi lebih tahan lama.
Ketahanan kimchi:
  • Biasanya kalau di suhu ruang kimchi bisa bertahan sekitar 7 hari. Bisa lebih cepat jika temen-temen tinggal di daerah yang cukup panas.
  • Kalau disimpan di dalam kulkas bisa bertahan sekitar tiga bulan atau lebih. 
  • Kimchi yang sudah basi biasanya akan muncul jamur atau baunya mulai berubah jadi bau busuk.
  • Semakin lama kimchi disimpan, makan rasa asamnya akan semakin kuat.
Tips menyimpan kimchi agar awet:
  • Walaupun kimchi ini termasuk makanan yang cukup tahan lama, tapi ada baiknya tetap menjaga ketahanannya agar rasa kimchi tetap segar.
  • Taruh di wadah kedap udara.
  • Gunakan sendok bersih setiap kali akan mengambil kimchi.
  • Segera tutup rapat kalau sudah selesai mengambil kimchinya.
Note:
  • Kalau ga ada cabai bubuk merah, bisa diganti sama cabai merah segar yang di blender atau cabai merah kering yang dihaluskan.
  • Kalau pakai bubuk cabai lokal, biasanya dari segi warna dan rasa akan berbeda dengan bubuk cabai korea.
  • Kalau ga ada tepung beras bisa gunakan nasi putih yang matang aja lalu dihaluskan sampai bentuknya kaya bubur atau pasta.
  • Untuk yang ga suka sama kecap ikan bisa di skip aja.
  • Terus kalau ada yang lagi diet gula atau pengen lebih sehat lagi bisa ganti gula pasir sama madu atau buah pir. Atau bisa perpaduan keduanya.
  • Kimchi yang sudah dibumbui bisa langsung dimakan juga tanpa proses fermentasi atau biasa disebut 겉절이 (Geotjeori).
  • Ada juga 묵은김치 (Mugeun kimchi) atau biasa disebut juga dengan mugeun-ji yaitu kimchi yang usia fermentasinya sudah lama sekali.
Ide Makan Olahan Kimchi

Kimchi ini biasanya dijadikan side dish oleh orang Korea. Tapi, sSelain dijadikan side dish kimchi juga bisa diolah jadi bermacam-macam makanan lho. Kalau yang suka nonton K-drama atau variety show Korea pasti pernah ngeliat orang Korea ngolah kimchi jadi 김치찌개 (Kimchi Chigae: Sup Kimchi), 김치전 (Kimchi Jeon: Pancake Kimchi), 김치볶음밥 (Kimchi Bokkeumbap: Nasi Goreng Kimchi), dan lain sebagainya. 

Beberapa olahan kimchi yang saya sebutkan diatas itu pernah saya coba semua. Selain itu biasanya kalau masak mie pas lagi ada stok kimchi biasanya suka saya campur mie sama kimchinya. Terus kalau ada ubi kuku atau ubi bakar juga enak banget lho dimakan bareng kimchi.

Mungkin kapan-kapan saya akan coba membuat video proses pembuatan kimchi juga biar lebih gampang untuk dipraktekan. Nanti juga saya akan coba share beberapa resep jenis kimchi yang lainnya dan beberapa olahan yang bisa dibuat dari kimchi.

Temen-temen disini ada yang pernah bikin kimchi? Atau ada juga yang suka sama kimchi? Kalau ada yang penasaran buat bikin kimchi boleh dicoba ya cara pembuatannya, gampang ko. Tapi mungkin diawal emang kerasa ribet sama beberapa stepnya. Saya pun pernah gagal bikin kimchi sebelumnya haha, tapi akhirnya berhasil bahkan sampai jualan kimchi juga walaupun masih by request sih hehe.

Sekian resep kimchi ala-ala saya, semoga bermanfaat dan selamat berkreasi teman-teman.

Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *